Kisah sukses seringkali bermula dari mimpi sederhana dan tekad kuat untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Demikian pula kisah Amrin Tatang, seorang pengusaha muda yang berhasil mendirikan Gadget Store Amrin – salah satu toko gadget terkemuka di Kalimantan Tengah. Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis, Amrin membuktikan bahwa dengan kerja keras dan inovasi, siapa pun bisa menembus batas dan meraih kesuksesan.
Amrin Tatang berasal dari keluarga sederhana di Palangka Raya. Sejak kecil, ia terbiasa membantu orang tua di pasar tradisional. Ketika berusia 19 tahun, Amrin sempat jatuh sakit dan harus berhenti kuliah. Kondisi ini justru mengubah cara pandangnya: “Saya ingin mandiri, bisa bantu keluarga, dan punya bisnis sendiri meskipun modal terbatas,” tuturnya.
Dalam masa pemulihan, Amrin memulai usaha kecil-kecilan menjual aksesoris ponsel secara online lewat media sosial. Dengan memanfaatkan platform seperti Facebook dan WhatsApp, ia mengumpulkan pelanggan setia di lingkungan sekitar. Ternyata, kebutuhan gadget dan aksesoris di Kalimantan Tengah masih sangat terbuka lebar.
Setelah menabung dari hasil penjualan online, pada tahun 2015, Amrin berani membuka kios kecil di kawasan Jalan Cilik Riwut, Palangka Raya. “Awalnya hanya etalase bekas dengan barang seadanya. Tapi saya yakin, kalau semua dijalani dengan jujur dan ramah, pelanggan akan datang,” kenangnya.
Dengan strategi sederhana namun efektif ini, Gadget Store Amrin mulai banyak dikenal, tidak hanya di Palangka Raya, tetapi juga hingga Sampit, Kuala Kapuas, dan beberapa kota lain di Kalimantan Tengah.
Seiring waktu, Amrin tidak hanya menjual ponsel dan aksesoris, tapi juga merambah ke perangkat komputer, tablet, hingga jasa servis. Ia menggandeng beberapa teknisi muda lokal sebagai mitra. Gadget Store Amrin pun berkembang menjadi pusat layanan teknologi yang dipercaya.
Di masa pandemi COVID-19, ketika banyak usaha retail terpuruk, Amrin justru mampu bertahan dengan mengoptimalkan penjualan online dan layanan antar barang ke rumah pelanggan.
Kesuksesan Amrin tidak terlepas dari prinsip hidup yang selalu ia pegang, di antaranya:
Menjalankan bisnis di wilayah Kalimantan Tengah memiliki tantangan tersendiri, mulai dari ongkos kirim barang yang tinggi, keterbatasan suplai produk terbaru, hingga persaingan dengan toko online besar dari Jawa.
“Kuncinya adalah adaptif dan creative. Saya menggandeng ekspedisi lokal, memperluas jaringan distributor, dan memberikan layanan personal yang tidak bisa didapatkan di toko besar,” ucap Amrin. Ia juga rajin mengikuti pelatihan digital marketing secara daring untuk meng-upgrade kemampuan diri dan timnya.
Amrin menegaskan bahwa dukungan dari keluarga dan komunitas sangat penting selama masa jatuh bangun. Orang tua dan saudara selalu memberikan motivasi dan membantu operasional toko saat ramai pembeli, terutama di hari-hari besar seperti Idul Fitri atau akhir tahun.
Ia juga aktif dalam komunitas UMKM setempat, saling berbagi pengalaman dan sesekali memberi pelatihan bagi wirausahawan pemula tentang cara membangun bisnis dari nol di daerah, terutama pada bidang elektronik.
Kisah Amrin Tatang menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Kalimantan Tengah. Melalui berbagai seminar dan unggahan di media sosial, ia kerap membagikan tips memulai usaha:
Menurut Amrin, kunci sukses adalah tekun dan tidak mudah menyerah meski kondisi sulit. Kegagalan adalah bagian dari proses pembentukan karakter wirausaha.
Saat ini, Gadget Store Amrin telah memiliki lebih dari 12 karyawan tetap dan belasan mitra freelance. Setiap tahun, omzet perusahaan berangsur naik dan semakin dipercaya oleh konsumen.
Ke depan, Amrin berencana membuka pelatihan gratis untuk teknisi gadget dan wirausaha muda di Kalimantan Tengah. Ia juga ingin memperluas bisnis ke sektor layanan digital, seperti pembayaran tagihan online dan perdagangan IoT (Internet of Things) untuk pertanian modern.
“Saya ingin Gadget Store Amrin bukan hanya bisnis, tapi juga wadah pemberdayaan ekonomi lokal,” pungkasnya.
Kisah Amrin Tatang dan Gadget Store Amrin adalah bukti nyata bahwa kesungguhan, inovasi, dan kejujuran dapat membawa perubahan besar, meski dimulai dari daerah yang jauh dari pusat kota besar. Ia mampu menginspirasi banyak orang bahwa peluang selalu ada jika kita mau bekerja keras dan berani bermimpi.
Semoga kisah ini dapat menyalakan semangat baru bagi para pemuda dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah, untuk berani mengambil langkah dan membangun masa depan yang lebih baik.