“Keberhasilan bukan hanya milik mereka yang memiliki modal besar, melainkan juga bagi mereka yang berani berinovasi dan bekerja keras.” - Lilis Suryani
Lilis Suryani adalah seorang perempuan muda asal Kalimantan Tengah yang kini dikenal sebagai pemilik Kedai Sambel Ijo, sebuah usaha kuliner yang telah melampaui ekspektasi banyak orang. Namun, perjalanan Lilis tidaklah mudah. Ia lahir dari keluarga sederhana di Palangkaraya. Semangatnya untuk berwirausaha sudah tumbuh sejak SMA, di mana ia mulai menjual makanan kecil kepada teman-teman dan tetangga.
Setelah lulus sekolah, Lilis sempat bekerja di sebuah restoran, di mana ia belajar mengenai pengelolaan bisnis makanan, cara melayani pelanggan, dan yang terpenting, mempelajari berbagai resep masakan daerah. Pengalamannya inilah yang menginspirasinya untuk membuka usaha sendiri.
Dengan modal tabungan seadanya dan resep sambel ijo yang diwariskan oleh neneknya, Lilis memberanikan diri membuka kedai sederhana di pinggir jalan Kota Palangkaraya pada tahun 2018. Menu utama kedai ini adalah nasi dan lauk dengan sambel ijo khas yang berbeda dengan sambel ijo Minang. Sambel ijo racikan Lilis memadukan cita rasa pedas, asam, dan aroma segar daun jeruk serta rempah Kalimantan.
Awalnya, kedai Lilis hanya memiliki 5 meja dan melayani sekitar 20 pengunjung tiap hari. Namun, berkat keunikan sambel ijo dan keramahan Lilis dalam melayani pelanggan, kedai ini cepat dikenal. Banyak warga lokal yang merekomendasikan Kedai Sambel Ijo kepada keluarga dan teman mereka.
Lilis tidak hanya mengandalkan rasa sambel yang lezat, tetapi juga melakukan berbagai inovasi:
Selama menjalankan Kedai Sambel Ijo, Lilis menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah ketika pandemi Covid-19 melanda. Penurunan jumlah pelanggan membuat Lilis harus berinovasi dengan meluncurkan sambel ijo kemasan botol yang bisa dijual secara online. Cara ini ternyata efektif dan berhasil menjaga arus kas usaha.
Selain itu, persaingan dengan kedai-kedai lain yang menawarkan menu serupa menjadi tantangan tersendiri. Namun, Lilis selalu menjaga kualitas rasa dan pelayanan. Ia juga rajin mengikuti pelatihan UMKM serta menambah wawasan tentang branding dan strategi pemasaran.
Berkat semangat dan kerja kerasnya, Kedai Sambel Ijo kini sudah memiliki dua cabang di Kalimantan Tengah. Setiap harinya, lebih dari 200 porsi makanan terjual. Sambel ijo botolan milik Lilis juga sudah terdistribusi ke berbagai kota di Kalimantan dan bahkan dijual di toko oleh-oleh.
Lilis sering diundang sebagai pembicara dalam seminar kewirausahaan dan pelatihan UMKM. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak perempuan muda di Kalimantan Tengah. Ia pernah menerima penghargaan sebagai Pengusaha Muda Kreatif dari Pemerintah Daerah pada tahun 2022.
Keberhasilan Kedai Sambel Ijo tidak hanya menguntungkan Lilis, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ia membuka lapangan kerja bagi lebih dari 15 karyawan, sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan anak muda yang membutuhkan pekerjaan. Lilis juga berkomitmen untuk menggunakan bahan baku lokal dan mendukung petani serta nelayan di daerahnya.
Dalam pengelolaan limbah, Kedai Sambel Ijo mengurangi penggunaan plastik dan mulai menggunakan kemasan ramah lingkungan. Lilis berharap agar usahanya bisa menjadi contoh bagi pelaku UMKM lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
“Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kerja keras dan keberanian untuk memulai. Kita harus siap belajar dari kegagalan dan terus berinovasi.” - Lilis Suryani
Lilis selalu mengajak generasi muda Kalimantan Tengah untuk tidak takut berwirausaha. Ia percaya bahwa potensi daerah sangat besar dan bisa dikembangkan menjadi peluang bisnis. Selain itu, ia berpesan agar selalu menjaga integritas, kualitas produk, dan menjalin relasi baik dengan pelanggan serta komunitas.
Lilis memiliki visi agar Kedai Sambel Ijo menjadi ikon kuliner Kalimantan Tengah yang dikenal secara nasional. Ia ingin membuka cabang di kota-kota besar dan memperkenalkan sambel ijo khas Kalimantan ke seluruh Indonesia. Selain itu, Lilis juga ingin membina lebih banyak pelaku UMKM perempuan agar bisa mandiri secara ekonomi melalui pelatihan dan pendampingan.
Kisah Lilis Suryani dan Kedai Sambel Ijo merupakan bukti nyata bahwa dengan tekad, inovasi, dan kerja keras, seseorang bisa mengubah tantangan menjadi peluang. Perjalanan Lilis menjadi inspirasi bagi siapapun yang ingin memulai usaha dari nol. Melalui Kedai Sambel Ijo, Lilis tidak hanya mengangkat potensi kuliner lokal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di Kalimantan Tengah. Jika kamu berkunjung ke Palangkaraya, jangan lupa mampir ke Kedai Sambel Ijo dan rasakan sendiri kelezatannya!