Di tengah pesatnya perkembangan dunia kuliner di Indonesia, muncul banyak nama baru yang sukses menghadirkan inovasi serta cita rasa khas Nusantara. Salah satu sosok inspiratif yang berhasil membangun bisnis kuliner dari nol adalah Resi Hartati, pemilik usaha Ayam Geprek Kak Resi yang kini menjadi salah satu kuliner favorit di Kalimantan Tengah. Kisah perjalanan Resi Hartati tidak hanya menggugah semangat, tetapi juga penuh pelajaran berharga tentang perjuangan, konsistensi, dan kecintaan pada produk lokal.
Resi Hartati, seorang perempuan muda berasal dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memulai usahanya di bidang kuliner pada tahun 2017. Latar belakang ekonomi keluarga yang sederhana menjadi motivasi utama bagi Resi untuk mandiri sejak usia muda. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Resi sempat bekerja sebagai kasir di salah satu supermarket, namun keinginan kuat untuk memiliki usaha sendiri membuatnya mulai berjualan makanan ringan dan minuman kekinian dengan modal terbatas.
Ide untuk berjualan ayam geprek muncul secara tidak sengaja. Saat sedang menikmati ayam geprek bersama teman-temannya, Resi menyadari bahwa menu ini memiliki banyak penggemar, namun belum banyak pelaku usaha di Kalimantan Tengah yang menghadirkan inovasi ayam geprek dengan cita rasa khas daerah. Dari sinilah Ayam Geprek Kak Resi lahir.
Dengan modal hanya Rp 1 juta hasil menabung selama bekerja, Resi memulai bisnis Ayam Geprek Kak Resi dari gerobak sederhana di depan rumah orang tuanya. Dengan menggunakan resep bumbu rempah warisan keluarga, ia menghadirkan ayam geprek yang berbeda dari kebanyakan. Ciri khas dari Ayam Geprek Kak Resi adalah sambal bawang super pedas dan ayam krispi yang renyah, serta pilihan level pedas yang dapat disesuaikan dengan selera pelanggan.
Awalnya, Resi hanya mampu menjual 10-15 porsi per hari. Namun dengan konsistensi menjaga kualitas rasa, pelayanan ramah, serta promosi lewat media sosial, usaha kecil ini mulai dikenal luas. Tak jarang pelanggan datang dari luar kota hanya untuk membeli Ayam Geprek Kak Resi.
Setiap pengusaha pasti pernah menghadapi tantangan, baik dari sisi modal, persaingan bisnis, maupun kondisi pasar yang naik turun. Bagi Resi Hartati, masa pandemi COVID-19 menjadi ujian terberat dalam perjalanan usahanya. Jumlah pembeli menurun drastis akibat pembatasan aktivitas, bahkan Resi hampir gulung tikar karena modal yang semakin menipis.
Namun Resi tidak menyerah. Ia mulai berinovasi dengan membuka layanan pesan antar, bekerja sama dengan aplikasi ojek online, memperkenalkan menu paket hemat, serta promo diskon untuk menarik minat pelanggan. Selain itu, Resi juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp untuk berinteraksi dengan pelanggan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
"Kuncinya tetap semangat, percaya diri, jangan malu untuk promosi, dan dengarkan masukan dari pelanggan," kata Resi ketika diwawancarai salah satu media lokal.
Berkat perjuangan dan inovasi tanpa henti, Ayam Geprek Kak Resi kini telah memiliki beberapa cabang di Palangkaraya dan kota-kota sekitarnya. Tidak hanya menghadirkan menu ayam geprek, Resi juga menambah variasi menu seperti ayam sambal matah, ayam bakar, dan paket rice bowl yang diminati anak muda.
Tiap harinya, rata-rata 150-200 porsi ayam geprek terjual dari seluruh outlet. Resi juga telah memberdayakan lebih dari 20 anak muda lokal sebagai karyawan tetap. Ayam Geprek Kak Resi telah menjadi brand lokal yang diperhitungkan, bahkan diundang pada berbagai event kuliner di Kalimantan Tengah.
Keberhasilan Resi Hartati membangun Ayam Geprek Kak Resi tidak terlepas dari beberapa kunci utama yang selalu dipegangnya:
Kisah Resi Hartati membuktikan bahwa keberhasilan tidak hanya milik mereka yang memiliki modal besar, tetapi juga bagi siapa saja yang gigih, mau belajar, dan terus berinovasi. Melalui usaha keras dan semangat pantang menyerah, Resi telah menginspirasi banyak anak muda di Kalimantan Tengah untuk berani mencoba menjadi pelaku usaha, khususnya di bidang kuliner.
Banyak pelanggan yang tidak hanya datang untuk menikmati ayam geprek, tetapi juga ingin bertemu langsung dengan Resi dan belajar tentang perjalanan jatuh bangun membangun usaha. Tidak sedikit pula yang kemudian mengikuti jejak Resi dengan membuka usaha mandiri berbekal semangat dan tips dari sang inspirator.
Kisah sukses Resi Hartati bersama Ayam Geprek Kak Resi merupakan contoh nyata bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dengan kerja keras, inovasi, dan keteguhan hati. Tidak ada kesuksesan yang instan, semuanya butuh proses, pengorbanan, dan usaha tanpa kenal lelah. Semoga kisah perjalanan ini dapat memberi motivasi dan inspirasi bagi siapa pun yang ingin memulai langkah menuju kesuksesan, khususnya para pelaku UMKM dan generasi muda di Kalimantan Tengah maupun seluruh Indonesia.
Seperti pesan Resi, “Jangan pernah takut mencoba hal baru. Kalau gagal itu biasa, yang penting jangan berhenti berusaha dan terus berdoa. Yakinlah, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.”